
Madani Peduli – Sejarah Madani Peduli bermula pada tahun 2012 silam, kala itu Didik Madani yang berprofesi sebagai motivator trainer pengembangan SDM perusahaan selalu menggelar “Gerakan Sedekah” diakhir sesi training, karena belum memiliki Lembaga sosial resmi dan binaan sendiri maka hasil penggalangan dana langsung disalurkan kepada panti asuhan setempat dimana training dilakukan di kota-kota di Indonesia dan disaksikan oleh peserta training yang ada.

Saat itu hasil penggalangan sedekah bervariasi, mulai Rp. 500.000 hingga Rp10.000.000. Bahkan pernah suatu saat pada tahun 2015 saat sesi training yang digelar oleh manajemen Synergi Partner Prima Jakarta yang dihadiri 1.500 peserta dari Bank Daerah Sulawesi Gorontalo – SulutGo, Manado berhasil mengumpulkan donasi sebanyak kurang lebih Rp. 75.000.000 dalam satu paket training di lima kota.








Pasca covid-19 melanca, Didik Madani bersama istri Nur Fitriana merintis sebuah Rumah Tahfidz Graha Qur’an Madani di rumah kontrakannya di kawasan Perumahan Graha Kota Sidoarjo, dengan dengan tagline “Cintai Qur’an, Kembangkan Potensi Diri” dimana santri tidak hanya diajari baca tulis Al-Qur’an namun juga para orang tuanya diberi bimbingan parenting tentang cara mengenali dan mengambangkan potensi diri anaknya agar memiliki peran kehidupan dan karir sesuai potensi diri terbaiknya, hal ini sesuai dengan era Gen Z yang hidup dalam kecanggihan smartphone dan dampaknya terhadap keseahtan mental anak, hal ini sesuai dengan dengan inti sari dari buku PIES Potensi Diri yang ditulis oleh Didik Madani.


—
Seiring dengan berkembangnya waktu, pertolongan Allah datang, dengan dukungan para tetangga, wali santri, sekitar dan para sahabat wartawan media, pengusaha serta para mitra perusahaan training.
Akhirnya pada tahun 2023 tempat belajar santri berpindah, yang awalnya di rumah tipe 45 kini pindah di gedung / rumah yang lebih besar berlantai 2.

Kini, Yayasan Graha Qur’an Madani Pies kini tidak hanya mengelolah TPQ -Rumah Tahfidz namun juga satuan pendidikan KB TK, bertambahnya santri dan dewan guru secara otomatis menambah beban operasional, “Alhamdulillah ada mobil yang bisa dijual untuk biaya renovasi tempat mengaji baru”, ujar Didik Madani.



Kini Madani Peduli terus mendapat kepercayaan dan partisipasi publik dan berkhidmat mengantarkan amanah para donatur maupun muzaki kepada mustahik atau penerima manfaat, dana pada tahun 2022 resmi mencatatkan diri dalam payung YAYASAN GRAHA QUR’AN MADANI PIES – SK. KEMENKUMHAM RI No. AHU-0007024.AH.01.04 Th. 2022.
Sesuai visi misi dan tujuan pendirian Yayasan Graha Qur’an Madani yang berkiblat pada Lembaga Pendidikan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir dimana mereka mampu memberi beasiswa kepada tidak kurang 500 mahasiswa dari seluruh penjuru dunia setiap tahunnya serta mampu menjamin kehidupan 5.136 guru dan karyawan yang bekerja, maka pendiri Didik Madani dan Istri sudah mempersiapkan pembentukan Badan Wakaf Madani sebagai lembaga tertinggi yang akan meneruskan jalannya organisasi Lembaga Pendidikan Graha Qur’an Madani sepeninggal pendiri. Dengan ini maka Graha Qur’an Madani diharapkan menjadi amal usha dari umuat untuk umat Islam dunia.
Didik Madani meyakini bahwa jika Madani Peduli meyakini bawah persoalan negeri ini terletak pada kualitas pendidikan manusi oleh karenanya diperlukan upaya yang sungguh-sungguh fokus, isiqomah dan tidak bisa sendirian.

Kompleksitas persoalan pendidikan manusia ini terlalu besar ditangani sendiri, maka semua lapisan masyarakat harus bergandengan, membangun sinergi, dan beraksi bersama mengatasi berbagai masalah kesenjangan dan ketimpangan di negeri ini dalam satu semamgat mewujudkan cita-cita “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” “Negeri yang damai dan diberkahi Allah SWT”. (QS Saba’: 15).
Ayo menjadi keluarga besar kami, bersama menanam amal jariyah.
Madani Peduli
Hub. 081381111561
Rek Donasi 99 561 561 62
